Yang kita perlukan, menurut Sandiaga Uno sekarang adalah tobat nasional

 berita politik, POLITIK

Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan bahwa penetapan soal gempa Lombok sebagai bencana nasional adalah kewenangan pemerintah. Dia berharap masyarakat turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan ataupun sumbangan bagi korban gempa.

“Yang kita perlukan, menurut saya sekarang adalah tobat nasional. Kita perlukan juga doa dan bagaimana kita gunakan berkurban (Idul Adha) besok ini sebagai kita ikut merasakan penderitaan dari rakyat yang ada di Lombok,” katanya di JakartaPusat, Selasa (21/8).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar pemerintah all out serta komprehensif menangani gempa di Lombok. Menurutnya, semua pihak harus fokus dalam penanganan korban pasca-gempa daripada berdebat soal penetapan bencana nasional.

“Terlepas daripada status, saya rasa ini penanganannya harus, penanganannya yang all out dan komprehensif. Untuk politiknya sendiri harus dipisahkan karena yang harus dipastikan adalah saudara-saudara kita yang ada di NTB itu bisa mendapatkan bantuan dari kita,” tegasnya.

“Jadi memang koordinasi di antara semua elemen yang ingin bantu proses pemulihan Lombok bisa terjadi dan pulih dalan waktu yang insyaAllah segera,” sambung Sandiaga.

Sebagai informasi, hanya berselang dua pekan, gempa Lombok yang telah membuat 500 lebih warga kehilangan nyawa dan melukai sekitar 100 orang kembali menimbulkan kepanikan di pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua lindu kembali mengguncang Lombok.

Dua gempa Lombok kali ini terjadi pada Minggu, 19 Agustus 2018. Pertama, gempa magnitudo 6,5 menggetarkan Lombok, pada pukul 12.06 Wita. Selanjutnya, gempa kedua dengan magnitudo 6,9 mengguncang kuat pada pukul 22.56 Wita, hingga terasa oleh warga Bali dan Jawa Timur.

Author: 

Related Posts

Leave a Reply